Kamis, 30 April 2015

?????

Oleh : shiva khoirun nisa

Tatap matanya seperti berbicara sesuatu

langkahnya menggambarkan kegetiran hidup

senyum manisnya seperti rasa bahagia

bibir mungil itu seperti tak pernah terjamah oleh kemurkaan dunia

Dia seperti ingin berteriak

menghujam untuk sekali saja

meski kadang dia tak bisa lakukan itu

sekelilingnya tak peduli, hanya dia sendiri 

menatap getirnya keadaan

yang kadang buatnya merasa dalam kegelapan

Binar matanya senyum manis dari bibir mungilnya

menjelaskan ia menginginkan cahaya untuk menerangi jalan hidupnya

Dia sangat misterius,

ambisius

hanya dengan simbol tubuh ia berikan untuk penjelasan

Entah itu benar entah itu salah 

tapi, itulah yang terjadi

yang pernah ku lihat pada sosok misterius di balik diamnya

di balik binar matanya dan 

di balik senyum getir dari bibir mungilnya 

dia berbicara dengan kelembutan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar