MAAF
Aku ini hanyalah oase kecil
di padang gurun tandus
tanpa pepohonan
tak ada teman
tak ada harapan
kehidupan
di padang gurun tandus
tanpa pepohonan
tak ada teman
tak ada harapan
kehidupan
Kau datang menyelamatkan
aku bahagia
saat kau genggam erat tanganku
dan menemaniku
aku bahagia
saat kau genggam erat tanganku
dan menemaniku
Tapi, tak sengaja ku tinggalkanmu
entah apa dipikirku
aku berpaling pergi untuk sementara waktu
entah apa dipikirku
aku berpaling pergi untuk sementara waktu
Kau sendiri
ditemani senyum getir menyayat hati
kau pun tak ingin lekas berdiri
berdiri untuk menemukan jalan kehidupan lagi
ditemani senyum getir menyayat hati
kau pun tak ingin lekas berdiri
berdiri untuk menemukan jalan kehidupan lagi
Kau masih saja kuat berdiri
menanti ku untuk kembali
maaf aku tak pernah mengerti
tak pernah peka akan perasaanmu selama ini
tak pernah tahu
seberapa banyak air matamu terjatuh di pipi
menanti ku untuk kembali
maaf aku tak pernah mengerti
tak pernah peka akan perasaanmu selama ini
tak pernah tahu
seberapa banyak air matamu terjatuh di pipi
aku mengerti
kau tulus mencintai
menungguku sampai penghujung mentari
entah pagi, sampai senja pergi
Maaf...kau tulus mencintai
menungguku sampai penghujung mentari
entah pagi, sampai senja pergi
aku akan kembali
dipelukmu lagi....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar